bp bk smp Selamat Datang di blog Kami. Silahkan Browsing dan Cari data anda
bp bk lengkap

PROGRAM BIMBINGAN KONSELING SMP

Rabu

PROGRAM BIMBINGAN KONSELING SMP



JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK

HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami Disini


A.      Rasionel
            Upaya pengembangan manusia tidak lain adalah upaya mengembangkan segenap potensi yang ada pada diri manusia secara individu dalam seluruh dimensi kemanusiaanya agar dirinya menjadi manusia yang seimbang antara kehidupan individu dan sosialnya.
            Bimbingan Konseling sebagai bagian yang terpisahkan dari proses pendidikan secara keseluruhan merupakan upaya yang memungkinkan peserta didik mengenal dan menerima diri sendiri serta mengenal dan menerima lingkungan secara positif dan dinamis, serta mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mewujudkan diri sendiri secara efektif dan produktif sesuia dengan peran yang diinginkannya dimasa depan
            Dalam pasal 27 Peraturan pemerintah Nomor 29 tahun 1990 menegaskan bahwa Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan.
            Bimbingan dalam rangka menemukan pribadi dimasukkan agar pserta didik mengenal lingkungan secara obyektif, baik lingkungan social maupun lingkungan fisik, dan menerima berbagai lingkungan itu dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan mengenal lingkungan social dapat menunjang proses penyesuaian peserta didik dan memanfaatkan sebesar-besarnya untuk pengembangan diri secara mantap dan berkelanjutan.
Prayitno, dkk. (2003) mengemukakan bahwa bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok  agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bimbingan pribadi, bimbingan sosial,bimbingan belajar, dan bimbingan karier, melalui  berbagai  jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku. Dalam  proses  pendidikan, peserta didik sebagai subjek pendidikan tidak  terlepasdari berbagai permasalahan, diantaranya:
1.        Masalah belajar, seperti motivasi belajar kurang, prestasi belajar rendah,ketika menghadapi ujian, kesulitan dalam pengaturan belajar, dan sebagainya.
2.        Masalah keluarga, seperti masalah keluarga yang tidak harmonis, keluargaretak, orang tua yang terlalu menuntut, menekan, otoriter, dan sebagainya.
3.        Masalah sosial pribadi, seperti konflik dengan sesama siswa maupun konflikdengan diri  sendiri, penolakan diri, rendah diri dan sebagainya.
4.        Masalah karier, seperti penjurusan bidang studi, pekerjaan yang diminati,dan sebagainya. Sehubungan dengan hal tersebut  maka diperlukan penyusunan program bimbingan dan konseling  yang  mewadahi seluruh  kegiatan bimbingan dan konseling yang  akan diberikan kepada peserta didik dalam rangka mengembangkan potensi yang dimilikinya. Penyusunan program bimbingan dan konseling hendaknya merujuk pada pedomankurikulum dan berdasarkan kondisi objektif yang berkaitan dengan kebutuhan nyatadi sekolah, yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan peserta didik. Sehinggaprogram yang dilaksanakan merupakan program yang realistik dan layak untukdiimplementasikan dan dapat mengembangkan potensi siswa SMP Agum Sejahtera secara optimal.
            Bimbingan dalam rangka merencanakan masa depan dimaksudkan agar peserta didik mampu mempertimbangkan dan mengambil keputusan tentang masa depan dirinya, baik
Sedangkan layanan bimbingan dan konseling yang diberikan disekolah tiada lain adalah untuk menunjang pengembangan potensi para siswa secara utuh dan menyeluruh. Oleh karena itu, agar layanan bimbingan dan konseling dapat menunjang secara penuh perkembangan siswa, maka layanan itu harus diselenggarakan secara professional, dengan berpedoman kepada rambu-rambu tertentu, yang dituangkan dalam program yang lengkap
,sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah.

B.       Landasan Hukum
Adapun dasar pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Agum Sejahteraadalah sebagai berikut:
1.        Undang-undang RI Nomor: 20 tahun 2003, Bab II tentang dasar, fungsi dan tujuan pendidikan Nasional
2.        Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar
3.        Peraturan Pemerintah No 38 Tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan
4.        Keputusan bersama No. 0433 tahun 1993 dan No. 25 Tahun 1993 tentang istilah Bimbingan dan Konseling
5.        Pedoman Bimbingan dan Konseling SMP
6.        Petunjuk pelaksanaan Bimbingan dan Konseling SMP
7.        Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2010 tentang Guru.
8.        Peraturan Pemerintah Mendiknas Nomor: 27/Mendiknas/2010, tentang Standar Kualifikasi Akedemik dan Kompetensi Konselor
9.        Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan Formal Tahun 2007 se- Indonesia.
10.    SK Kepala SMP Agum Sejahtera tantang pembagian tugas guru BK dan jumlah siswa asuh tahun pelajaran


C.      Visi dan Misi
Visi          : Membentuk kehidupan siswa yang disiplin, mandiri, berkembang, berprestasi dan memiliki akhlak mulia.

Misi :
1.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa dalam pemahaman diri sebagai pribadi yang beriman.
2.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa dalam pemahaman potensi bakat dan minat siswa.
3.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa dalam kehidupan sehari-hari yang efektif dan mandiri sesuai dengan potensi diri.
4.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa dalam pemahaman lingkungan sosial.
5.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa di dalam proses pembelajaran.
6.        Melaksanakan pelayanan bimbingan siswa dalam pengambilan keputusan dan merencanakan masa depan dan karir yang berprestasi.

D.      Deskripsi Kebutuhan
     Intrumen dan format  yang  digunakan mencakup dalam kegiatan layanan maupun kegiatan administrasi adalah dengan menggunakan  tes Inventori Tugas Perkembangan maupun data hasil pemeriksaan psikologis yang telah dilaksanakan  kepada  seluruh peserta didik.  Sebagai dasar untuk penyusunan program layanan bimbingan dankonseling yang berbasis tugas-tugas perkembangan,  maka dilakukan langkah-langkah identifikasi dan evaluasi kebutuhan  secara rasional melalui layanan yang sifatnya  demand  supplier yang  berlaku umum untuk seluruh peserta didik sedangkan langkah identifikasi dan evaluasi kebutuhan secara empiris  (need asessment) ditempuhmelalui pengisian sejumlah kuesioner  untuk menganalisis kebutuhan nyata pesertadidik sehingga layanan diharapkan akan efektif karena sifatnya demand driven.
Hasil tes Inventori Tugas Perkembangan (ITP) yang dilaksanakan di kelas VII, VIII,dan IX menunjukan beberapa aspek perkembangan yang masih rendah dan perlubimbingan untuk mengembangkannya. Berdasarkan hasil tes Inventori TugasPerkembangan tersebut dapat digambarkan bahwa pencapaian tugas-tugas perkembangan peserta siswa SMP Agum Sejahterameliputi :


Rata-rata hasil analisis Siswa SMP Agum Sejahtera:
No
Aspek Perkembangan

Skor

Keterangan
1
Landasan hidup religius
3.5982

2
Landasan perilaku etis
3.6713

3
Kematangan emosional
3.7194

4
Kematangan intelektual
3.7435

5
Kesadaran tanggung jawab
3.7846

6
Peran sosial sebagai pria atau wanita
3.8617

7
Penerimaan diri dan pengembangannya
4.098

8
Kemandirian perilaku ekonomis
3.7539

9
Wawasan dan persiapan karir
3.96410

10
Kematangan hubungan dengan teman sebaya
4.189


.           Berdasarkan Hasil analisis tingkat pencapaian tugas perkembangan Siswa yang dilakukan Pada Siswa SMP Agum Sejahtera, didapatkan Hasil sebagai berikut :
            Tiga tertinggi pencapaian kematangan hubungan Baru Teman sebaya 4.18983.78%, Penerimaan Diri Dan pengembangannya 4.0981.8%, Wawasan persiapankarir 3.96479.28%
Tiga Terendah Landasan Hidup keagamaan 3.59871.96%, Landasan therapy terapi etis 3.67173.42%, Kematangan intelektual 3.71974.38%.
Dari tabel di atas dapat di lihat bahwa pencapain tugas perkembangan pada  aspek landasan hidup religius siswa SMP Negeri 3 Bandung rata-rata baru mencapai 3.598 atau sekitar 71.96 % dari yang seharusnya dicapai oleh anak SMP. Aspek landasan perilaku etis rata-rata baru mencapai 3.671 atau sekitar 73.42 % dari hasil yang diharapkan dapat dicapai.  Dan aspek kematangan  intelektual  rata-rata  siswa  baru mencapai skor 3.719 atau sekitar 74.38 % dari hasil yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa SMP.Berdasarkan pada hasil anilisis tugas perkembangan tersebut maka pelaksaan bimbingan dan konseling bagi siswa  SMP Negeri 3 Bandung  mengacu pada tiga aspek perkembangan terendah dari hasil analis.  Dengan harapan bahwa program yang dibuat membantu siswa  SMP Agum Sejahtera  dapat  mencapai  tuggas-tugas perkembangannya  secara optimal.
E.       Tujuan
Sejalan dengan perkembangan konsep bimbingan dan konseling, maka tujuan bimbingan dan konseling pun mengalami perubahan dari yang sederhana sampai ke yang lebih komprehensif. Adapun tujuan bimbingan dan konseling yaitu: Secara umum tujuan dari pelayanan bimbingan dan konseling adalah agar siswa dapat:
1.        Mengenal arti dan tujuan ibadah
2.        Mengenal alasan perlunya mentaati aturan atau norma yang berlaku
3.        Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan permasalahan
Sedangkan tujuan khusus bimbingan dan konseling dirumuskan dalam bentukkompetensi-kompetensi yang dikembangkan dengan menggunakan hasil penyebaran ITP (Inventory Tugas Perkembangan) adalah sebagai berikut:
1.        Landasan hidup religious
a.     Siswa meyakini bahwa agama adalah sebagai pedoman hidup
b.    Siswa mampu untuk mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan terhadapTuhan dalam kehidupan sehari-hari
c.     Siswa mampu mentaati nilai-nilai yang terkandung dalam agama
d.    Siswa dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan aturan yang berlaku

2.        Landasan Perilaku Etis
a.     Siswa mampu bersikap sopan dan santun
b.    Siswa mampu mentaati segala peraturan yang berlaku di lingkungannnya
c.     Siswa mampu saling menghormati dengan orang lain

3.        Kematangan Intelektual
a.     Siswa mampu bersikap rasional dalam mengambil suatu keputusan
b.    Siswa mampu membedakan antara hak dan kewajiban
c.     Siswa mampu membedakan antara yang benar dan salah
d.    Komponen Programa.

F.       Komponen Program
Dari tujuan diatas maka dapat ditetapkan aktivitas –aktivitas yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan kedalam komponen – komponen program. Seperti :


1.      Layanan Dasar ( layanan terprogram )
Upaya pemahaman, fasilitasi, penyesuaian, pencegahan, pemeliharaan, dan pengembangan. Seperti Focus upaya pemahaman dan pemeliharaan Konseling membantu siswa agar :
a.       Siswa/siswi memiliki kesadaran diri dalam mengenal dan menggambarkan dirinya, baik melalui penampilan, sikap, maupun sifat/karakternya.
b.      Siswa/siswi mampu menghargai orang lain.
c.       Siswa/siswi mampu memiliki rasa tanggung jawab
d.      Siswa/siswi mampu bersosialisasi dengan baik.

2.      Layanan Responsif (layanan segera / idential)
Layanan responsive adalah layanan yang diperluka oleh sebagian siswa/siswi karena mengalami hambatan atau masalah baik dari dalam dirinya sendiri maupun lingkungannya / luar dirinya sebagai upaya perbaikan, penyembuhan, pemeliharaan, dan penyesuaian kembali. Seperti Focus upaya perbaikan dan penyesuaian kembali:
a.       Siswa/siswi yang menunjukan prestasi belajar rendah.
b.      Siswa/siswi yang mengalami goncangan diri yang terjadi secara tiba – tiba dan mempengaruhi absensi.
c.       Siswa/siswi yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas –tugas sekolah.
d.      Siswa/siswi yang mengalami kesulitan dalam memiliki keterampilan.

3.      Perencanaan Individual
Layanan perencanaan individual adalah layanan yang ditujukan untuk memfasilitasi siswa/siswi dalam menetapkan keputusan yang bermakna dalam karier, sebagai upaya fasilitasi, penyaluran, pengadaptasian, dan penyesuaian. Seperti Focus pengembangan:
a.       Mengembangkan kemampuan siswa/siswi dalam menganalisis kekuatan dan kelemahan dalam dirinya.
b.      Mengembangkan kemampuan siswa/siswi dalam merencanakan penyelasaian tugas akademik.
c.       Mengembangkan kemampuan siswa/siswi dalam mengenali dan mencari bakat/keterampilan yang berada di dalam dirinya.
d.      Mengembangkan kemampuan siswa/siswi dalam menghadapi masalah dan goncangan dalam kehidupannya.

4.      Dukungan Sistem
Dukungan system merupakan upaya memfasilitasi terselenggaranya layanan bimbingan dan konseling secara optimal. Dukungan sistem ini meliputi aspek-aspek: (a) pengembangan jejaring (networking), (b) kegiatan manajemen, (c) riset dan pengembangan.
a.         Pengembangan Jejaring (networking)
Pengembangan jejaring menyangkut kegiatan konselor yang meliputi (1) konsultasi dengan guru-guru, (2) menyelenggarakan program kerjasama dengan orang tua atau masyarakat, (3) berpartisipasi dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan Sekolah/Madrasah, (4) bekerjasama dengan personel Sekolah/Madrasah lainnya dalam rangka menciptakan lingkungan Sekolah/Madrasah yang kondusif bagi perkembangan konseli, (5) melakukan penelitian tentang masalah-masalah yang berkaitan erat dengan bimbingan dan konseling, dan (6) melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan ahli lain yang terkait dengan pelayanan bimbingan dan konseling.
b.        Kegiatan Manajemen
Kegiatan manajemen merupakan berbagai upaya untuk memantapkan, memelihara, dan meningkatkan mutu program bimbingan dan konseling melalui kegiatan-kegiatan:
1)      Pengembangan Profesionalitas
Konselor secara terus menerus berusaha untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilannya melalui (a) in-service training, (b) aktif dalam organisasi profesi, (c) aktif dalam kegiatan-kegiatan ilmiah; seperti seminar dan workshop (lokakarya), atau (d) melanjutkan studi ke program yang lebih tinggi (Pascasarjana).
2)      Pemberian Konsultasi dan Berkolaborasi
Konselor perlu melakukan konsultasi dan kolaborasi dengan guru, orang tua, staf Sekolah/Madrasah lainnya, dan pihak institusi di luar Sekolah/ Madrasah (pemerintah, dan swasta) untuk memper-oleh informasi, dan umpan balik tentang pelayanan bantuan yang telah diberikannya kepada para konseli, menciptakan lingkungan Sekolah/Madrasah yang kondusif bagi perkembangan konseli, melakukan referal, serta meningkatkan kualitas program bimbingan dan konseling. Dengan kata lain strategi ini berkaitan dengan upaya Sekolah/ Madrasah untuk menjalin kerjasama dengan unsur-unsur masyarakat yang dipandang relevan dengan peningkatan mutu pelayanan bimbingan. Jalinan kerjasama ini seperti dengan pihak-pihak (1) instansi pemerintah, (2) instansi swasta, (3) organisasi profesi, seperti ABKIN (Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia), (4) para ahli dalam bidang tertentu yang terkait, seperti psikolog, psikiater, dokter, dan orang tua konseli, (5) MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling), dan (6) Depnaker (dalam rangka analisis bursa kerja/lapangan pekerjaan).
3)      Manajemen Program
Suatu program pelayanan bimbingan dan konseling tidak mungkin akan terselenggara, dan tercapai bila tidak memiliki suatu sistem pengelolaan (manajemen) yang bermutu, dalam arti dilakukan secara jelas, sistematis, dan terarah.

c.         Strategi Dukungan Sistem
1.      Ruang Lingkup
Ruang lingkup pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Agum Sejahtera di bagi dari 3 bagian yaitu :
a.       Dilihat dari populasinya berjumlah 356 siswa
b.      Dilihat dari segi substansinya layanan bimbingan dan konseling adalah sebagai berikut :
1)      Bimbingan pribadi
2)      Bimbingan Social
3)      Bimbingan  Belajar
4)      Bimbingan  Karier/ pekerjaan
c.       Dilihat dari segi layanan bimbingan dan konseling dibagi menjadi 7 layanan yaitu :
1)      Layanan orientasi
2)      Layanan informasi
3)      Layanan penempatan dan penyaluran
4)      Layanan pembelajaran
5)      Layanan konseling individual
6)      Layanan konseling kelompok
7)      Layanan bimbingan kelompok
    Dilengkapi dengan 5 satuan pendukung yaitu :
1)      Alih tangan kasus
2)      Kunjungan rumah (home visit)
3)      Pengayaan dan perbaikan
4)      Konferensi kasus
5)      Instrumentasi bimbingan dan konseling

Layanan bimbingan dan konseling ini disesuaikan dengan tujuan dan sasaran layanan bimbingan serta karakteristik perkembangan siswa dalam aspek pribadi, social, pembelajaran dan karier. Selain itu juga dapat diperhatikan kebutuhan siswa dari masing – masing tingkat kelas.

G.      Rencana Operasional
Rencana kegiatan yang diperlukan untuk menjamin program bimbingan dan konseling dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien
1.      Persiapan
a.       Penyusunan Prosata Jenjang (termasuk Program & Alokasi waktu)
b.      Pembuatan Program Satuan Pelajaran (termasuk LKS)
c.       Penyediaan Fasilitas (ruang BK, meja dan kursi, lemari, papan tulis, dsb)

2.         Pengumpulan Data
a.       Observasi (individual dan kelompok)
b.      Interview (langsung dan tidak langsung)
c.       Angket (siswa dan orang tua)
d.      Tes Psikologis (kemampuan, bakat, minat, dsj)
e.       Hasil Prestasi Belajar (nilai ulangan, nilai raport)
f.       Daftar kehadiran dan absensi
g.      Laporan kasus (dari Guru, orang tua, teman, dsb

3.      Layanan Bimbingan dan Konseling yang diberikan
a.       Layanan Orientasi
b.      Layanan Informasi
c.       Layanan Bimbingan Penetapan dan Penyaluran
d.      Layanan Bimbingan Belajar, Karir, Pribadi, Sosial
e.       Layanan Bimbingan Kelompok/Klasikal
f.       Layanan Konseling Individual
g.      Layanan Konseling Kelompok

4.        Konsultasi
a.       Guru-guru (formal atau informal)
b.      Orang tua (panggilan dari sekolah atau kunjungan ke rumah)
c.       Psikolog/Psikiater/Dokter, dsb (sifatnya referal)

5.       Pertemuan / Rapat
a.       Rapat rutin Bidang BK
b.      Kegiatan Sanggar
c.       Pertemuan Guru BK antar jenjang

6.      Pelatihan / Penataran
Dengan tujuan meningkatkan wawasan pengetahuan dan keterampilan Guru BK.

H.      Tema dan Topik
Berdasarkan data-data yang didapatkan dari hasil dari penyebaran inventori tugasperkembangan siswa membutuhkan materi-materi layanan bimbingan sebagai berikut :
No
TUGAS PERKEMBANGAN
MATERI YANG DIKEMBANGKAN
1
Landasan Hidup Religius
a.       Pengembangan sikap dalam meyakini agama yangmerupakan pedoman hidup
b.      Pengembangan pengetahuan tentang ilmu agama
c.       Pengembangan sikap dalam mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupansehari-hari

2
Landasan Perilaku Etika
a.       Pengembangan sikap sopan dan santun
b.      Pengembangan sikap mentaati segala peraturan yang berlaku di lingkungannnya
c.       Pengembangan sikap saling menghormati dengan orang lain
3
Kematangan Intelektual
a.       Siswa mampu bersikap rasional dalam mengambil suatu keputusan
b.      Siswa mampu membedakan antara hak dan kewajiban
c.       Siswa mampu membedakan antara yang benar dan salah





































I.         Satuan Layanan
SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
No. Kegiatan
 01
Nama Kegiatan
Siapa aku?
Bidang Bimbingan
Bimbingan Pribadi - Sosial
Standar Kompetensi
Menghargai diri sendiri dan orang lain
Tujuan
1.    Siswa mampu mengenali diri sendiri dan orang lain secara lebih mendalam.
2.    Siswa mampu mengidentifikasi sikap, kelemahan, dan kekuatan pribadi.
Topik/ Materi
Konsep Diri Itu Apa?
Kelas/ Waktu/ Semester
VII/ 1 x 40 Menit/ 1 (satu)
Strategi Layanan/ Teknik
Bimbingan kelompok/ Diskusi/ Permainan
Media/ Alat yang digunakan
Kertas dan Alat tulis

Prosedur/ Langkah- langkah
1.      Tahap awal
a.       Konselor menciptakan suasana interaksi yang kondusif untuk mencapai tujuan permainan.
b.      Konselor mengembangkan komitmen agar proses permainan dapat terselenggara dengan baik.
c.       Konselor menjelaskan secara singkat kepada siswa tentang konsep diri.
d.      Konselor memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada yang belum jelas.

2.      Tahap Transisi
a.       Konselor mencairkan suasana dan memantapkan kesiapan konseli untuk memasuki permainan dengan kegiatan ice breaking “Ikuti Apa Yang Saya Katakan”
1)        Konselor mengarahkan siswa untuk memperhatikan konselor, kata kuncinya adalah instruksi “Ikuti Apa Yang Saya Katakan” siswa disuruh mengikuti kata- kata Konselor.
2)        Konselor memilih beberapa kata untuk disebutkan dan diulang sampai beberapa kali, misalnya ayam- ayam, itik- itik, ayam itik, itik ayam.
3)        Setelah beberapa kali maka konselor akan menyuruh siswa menghitung, ada berapa ayam?
4)         Permainan akan diulangi dengan tetap menyebutkan instruksi dari permainan ini sampai siswa menyadari kesalahan siswa bahwa yang disuruh bukan menghitung jumlah ayam atau itiknya namun mengikuti yang dikatakan konselor.

b.      Konselor mengintruksikan siswa untuk mempersiapkan alat tulis berupa selembar kertas dan pena. Konselor menjelaskan tentang peraturan permainan dalam KuisKokologi , antara lain:
1)        Dengarkan dan cermati apa yang saya katakan.
2)        Saya tidak akan mengulang soal lebih dari dua kali.
3)        Katakan hal pertama yang muncul di kepala kalian.
4)        Pilihlah jawaban yang sesuai dengan mata pikiran dan hati nurani kalian.
5)        Jangan berusaha mengira-ngira jawaban
6)        Jujurlah dengan diri sendiri
7)        Tetaplah berpikiran terbuka

c.       Konselor mengatakan bahwa konselor  akan membacakan soal dan jawaban dan siswa hanya menulis pilihan jawaban dari soal yang dibacakan oleh konselor.

d.       Konselor memberikan relaksasi ringan agar siswa merasa tenang  dan memberi isyarat bahwa Kuis  Kokologi akan segera dimulai.
3.   Tahap kerja
     
    a. Eksperientasi









    b. Identifikasi





    c.  Analisa



     d.  Generalisasi




a.       Konselor memulai games dengan membaca beberapa soal dengan jelas dan siswa menuliskan jawaban pada kertas masing- masing.
b.      Konselor membacakan arti jawaban dari masing- masing siswa.

a.       Apakah yang anda rasakan ketika anda melakukan Ice Breaking?
b.      Apakah ada kesulitan ketika melakukan Ice breaking?
c.       Bagaimana perasaan anda ketika mengetahui hasil dari kuis Kokologi?
d.      Apakah arti dari jawaban kuis  yang kalian pilih tadi menggambarkan tentang diri anda yang sebenarnya?
 Apakah hal yang baru anda dapatkan setelah mengikuti kegiatan tersebut?
a.       Apakah hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pemahaman anda tentang diri anda?
b.      Apakah anda merasa anda sudah mengenali diri anda?
 Apakah ada rencana yang ingin anda lakukan setelah anda mengenal diri anda?
a.       Langkah apa yang akan anda tempuh setelah anda telah mengenali diri anda?
4.  Tahap penutup/                   Terminasi
a.       Refleksi umum
 b.      Tindak Lanjut


    Sebutkan kelemahan dan kelebihan anda?
Usaha apa yang akan anda lakukan dalam kehidupan sehari- hari untuk mengembangkan kelebihan yang anda miliki? 
5.      Evaluasi
a.       Konselor mengamati ekspresi wajah dan gesture siswa sebelum, selama, dan setelah kegiatan.
b.      Kegiatan ini dapat untuk menstimulus pemahaman siswa tentang konsep dirinya.
c.       Setiap siswa belajar mengenali dan menerima tentang kekurangan dan kelebihan dirinya.
6.     Materi layanan
Terlampir
                                                                                                            Bogor, Januari 2015   
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Konselor


(.....................................................)


(.....................................................)











Lampiran
KONSEP DIRI ITU APA?
            Konsep diri berasal dari bahasa inggris yaitu Self Concept: merupakan konsep mengenai diri individu yang meliputi bagaimana seseorang memandang , memikirkan, dan menilai dirinya sehingga tindakan- tindakanya sesuai dengan konsep tentang dirinya. Konsep diri merupakan penentu sikap individu dalam bertingkah laku, artinya apabila individu cenderung berpikir akan berhasil, maka hal ini merupakan kekuatan atau dorongan yang akan membuat individu menuju kesuksesan. Sebaliknya jika individu berpikir akan gagal, maka hal ini sama saja mempersiapkan kegagalan bagi dirinya. Maka dapat disimpulkan bahwa konsep diri adalah cara pndang menyeluruh tentang dirinya, yang meliputi kemampuan yang dimiliki, perasaan yang dialami, kondisi fisik dirinya maupun lingkungan terdekatnya.
A.      Faktor- Faktor Pembentuk Diri
            Menurut Argyle (Handry dan Heyes, 1989) berpendapat bahwa terbentuknya konsep diri dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :
1.      Reaksi terhadap orang lain.
2.      Perbandingan dengan orang lain.
3.      Peranan seseorang.
4.      Identifikasi terhadap orang lain.

B.       Aspek - Aspek diri
            Isi Konsep diri menurut pandangan Berzonsky (dalam burns, 1993) terdiri atas:
1.      Aspek fisik, meliputi penilaian inividu terhadap sesuatu yang dimilikinya.
2.      Aspek Sosial, meliputii bagaimana peranan sosial yang dimainkan oleh inidividu dan sejauh mana penilaian terhadap kerjanya.
3.      Aspek moral, meliputi nilai- nilai dan prinsip- prinsip yang memberi arti dan arah bagi kehidupan seseorang.
4.      Aspek psikis, meliputi pikiran, perasaan dan sikap individu terhadap dirinya sendiri.
 C.     Macam  - Macam Diri
            Individu ada yang mempunyai konsep diri yang positif dan ada yang mempunyai konsep diri yang negatif. Tanda- tanda individu yang memiliki konsep diri yang positif, antara lain:
1.      Yakin akan kemampuan dalam mengatsi masalah.
2.      Merasa setara dengan orang lain.
3.      Menerima pujian tanpa rasa malu.
4.      Menyadari bahwa setiap orang mempunyai berbagai perasaan keinginan serta perilaku yang tidak seharusnya disetujui oleh masyarakat.
            Sedangkan tanda- tanda individu yang memiliki konsep diri yang negatif, antara lain:
1.      Peka terhadap kritik.
2.      Responsif sekali terhadap pujian.
3.      Cenderung bersikap hiperkritis.
4.      Cenderung merasa tidak disenangi oleh orang lain.
5.      Bersikap pesimis terhadap kompetisi.

C.      KUIS KOKOLOGI
1.      Bayangkan langit biru yang cerah tanpa awan. Dengan membayangkannya saja akan memberikan sedikit semangat. Sekarang alihkan mata pikiran kamu untuk melihat pemandangan. Yang mana dari pemandangan di bawah ini yang paling menyenangkan dan membuat kamu merasa santai..
a.       Dataran yang dipenuhi salju putih.
b.      Lautan biru.
c.       Gunung yang hijau.
d.      Padang yang dipenuhi bunga berwarna kuning.

2.      Suatu hari ada seekor burung berwarna biru yang cantik tiba-tiba masuk kerumahmu dan terperangkap didalamnya, kamupun berniat untuk memeliharanya, namun ada suatu keanehan yang terjadi pada burung tersebut. pada hari pertama warna burung tersebut berubah dari biru menjadi kuning, hari kedua berubah lagi dari kuning menjadi merah terang, hari ketiga berubah lagi menjadi hitam. Kira-kira di hari ke 4 dia berubah menjadi warna apa ya..?
a.       Tetap Hitam.
b.      Kembali menjadi warna biru.
c.       Warna putih.
d.      Warna emas.

3.      Bayangkan diri anda sedang berjalan menyusuri kota . Hari itu sangat indah. Anda sedang berangan-angan. Anda berbelok ke arah jalan yang tidak pernah dilewati sebelumnya. Selagi berjalan, anda melewati rumah yang indah diseberang jalan. Anda berhenti sejenak untuk mengagumi rumah yang indah itu dan memperhatikan pintunya terbuka setengah. Mengapa pintu itu sedikit terbuka?
a.       Rumah itu dirampok.
b.      Pemiliknya lupa mengunci
c.       Pemiliknya berada di dalam

4.      Sebuah pot tanaman yang ada di balkon jatuh. Anda segera keluar untuk melihat kerusakannya. Apa yang anda lihat?
a.       Tanaman jatuh dan tetap utuh
b.      Pot rusak, tapi tanaman tidak rusak.
c.       Pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
d.      Karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat

5.      Bayangkan anda sedang tersesat di hutan yang gelap dan mulai merasa lapar ketika tiba-tiba bertemu dengan rumah yang terbuat dari permen. Setelah memeriksa daerah itu untuk memastikan tidak ada nenek sihir yang bersembunyi, anda mulai siap mengambilnya. Bagaimana anda menyantap rumah permen itu?
a.       Saya mulai makan apa saja yang kelihatan
b.      Saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai
c.       Saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja
d.      Saya tidak suka permen
 JAWABAN:
1.        Pemandangan di bawah langit Biru.
            Pemandangan yang kamu bayangkan berlawanan dengan langit biru yang cerah menunjukkan sebuah bakat tersembunyi berada di kedalaman pikiran kamu yang tidak terganggu.
a.        Dataran yang dipenuhi salju Putih.
Kamu diberkati oleh sensitivitas khusus yang membuatmu mengerti dengan pandangan sekilas dan menguraikan masalah yang rumit tanpa membutuhkan bukti atau penjelasan. Kamu memiliki kemampuan untuk membuat keputusan dan bahkan menjadi seorang Visioner. percayailah selalu intuisimu yang pertama, mereka akan menuntunmu dengan baik.
b.      Lautan Biru
Kamu memiliki bakat alami untuk hubungan antar pribadi. orang-orang menghormati kemampuanmu berkomunikasi dengan orang lain dan cara kamu membantu bermacam-macam kelompok bersama-sama. hanya dengan berada disana, kamu membantu orang lain bekerja dengan lebih lancar dan efisien, membuatmu menjadi seorang anggota yang sangat berharga dalam suatu proyek atau tim. Ketika kamu berkata ” bagus. teruskan kerjamu yang baik,” orang-orang tahu kamu mengatakan yang sebenarnya. jadi kata-kata itu sangat berarti bagi mereka yang mendengarkannya.
c.          Gunung Yang Hijau.
Bakat kamu adalah berkomunikasi yang ekspresif. Kamu selalu dapat menemukan kata-kata untuk mengekspresikan apa yang dirasakan. orang-orang segera menyadari itu juga sama persis dengan yang mereka rasakan. mereka berkata bahwa berbagi kebahagiaan semakin menjadi berlipat ganda, sementara berbagi duka membuat kita semakin terpisah. Kamu nampak selalu dapat menolong orang lain dan menemukan sisi yang benar dalam komunikasi.
d.        Padang yang penuh dengan bunga berwarna Kuning.
Kamu adalah sumber pengetahuan dan kreativitas, penuh dengan gagasan dan potensi yang hampir tak terbatas. tetaplah menyesuaikan diri terhadap perasaan orang lain dan jangan pernah berhenti membangun mimpi. tidak ada apapun yang tidak bisa anda capai.
2.        Si Burung Biru yang berubah warna
a.        Burung tetap bewarna Hitam.
Jika jawabanmu burung tetap berwarna hitam, ini menggambarkan bahwa kamu adalah seorang yang memilik pandangan yang pesimis. Apakah kamu cenderung percaya bahwa sekali situasi menjadi buruk maka tidak akan kembali normal?. Mungkin kamu harus mencoba berpikir ”jika situasi sudah sangat buruk, maka tidak akan berubah menjadi lebih buruk lagi. ingatlah tidak ada hujan yang tak berhenti dan tidak ada malam yang terus gelap dimana tidak ada fajar”.

b.        Burung berubah menjadi biru kembali.
Ini menggambarkan bahwa kamu adalah seorang yang Optimis. Kamu percaya bahwa hidup adalah campuran antara baik dan buruk. Tidak ada gunanya melawan kenyataan. Kamu menerima kemalangan dengan tenang dan membiarkan segala sesuatunya berjalan sesuai dengan jalur tanpa stres atau kuatir. Harapan ini membuat kamu menjalani gelombang kemalangan tanpa terhanyut di dalamnya.
c.         Burung berubah menjadi Putih.
Mereka yang mengatakan bahwa burung akan berubah warna menjadi putih dalah orang tenang dan tegas dibawah tekanan.
Kamu tidak perlu menghabiskan waktu hanya untuk resah dan tidak mengambil keputusan ketika krisis timbul. jika situasi memburuk, kamu merasa lebih baik membuang kekalahan dan mencari cara baru mencapai sasaran daripada berhenti dalam kesedihan yang tak perlu. pendekatan proaktif ini berarti segala sesuatu secara alami berjalan sesuai keinginan.
d.        Burung berubah menjadi warna Emas.
Mereka yang berkata burung akan berubah menjadi warna emas adalah seseorang yang tidak memiliki rasa takut. Kamu tidak mengenal tekanan. Bagi kamu, setiap krisis adalah sebuah kesempatan. Kamu dapat dibandingkan dengan Napoleon, yang berkata “…Mustahil : Kata itu bukan bahasa perancis.” Tapi berhati-hatilah untuk tidak membiarkan kepercayaan diri yang tidak terbatas mengalahkan anda. Ada batas yang tipis antara tidak memiliki rasa takut dengan membabi buta.

3.        Pintu terbuka
            Dalam alam bawah sadar, alasan mengapa membayangkan pintu terbuka berhubungan dengan cara membuka diri dan menyingkap kelemahan anda terhadap orang lain.
a.        Rumah itu dirampok
Anda cepat mengambil anggapan terburuk di setiap situasi. Sifat ini terlihat sebagai bukti yang jelas ketika ternyata benar-benar terjadi sesuatu. Anda tidak pernah bingung dalam menghadapi saat-saat genting, tetapi hanya terlalu sibuk karena panik. Jadi lain kali jika bencana datang, miliki pikiran jernih. Ingatlah selalu untuk terlebih dahulu mengambil napas panjang dan menghitung sampai sepuluh. Baru anda boleh pingsan.

b.        Pemiliknya lupa mengunci
Anda bukan tipe orang yang terhanyut dalam situasi genting. Sebaliknya, anda sangat santai, bahkan tidak memperhatikan situasi genting muncul. Kesalahan yang anda buat lebih banyak disebabkan kelalaian, bukannya maksud yang buruk. Tapi hasil akhirnya bagi anda (dan orang lain) adalah sama.
c.         Pemiliknya berada di dalam, sedang menyapu pintu masuk
Anda mungkin nampak seperti orang yang santai. Tapi tidak pernah membiarkan diri lengah. Memiliki kesiagaan konstan seperti itulah yang membuat diri anda menjadi dewasa seperti sekarang. Tentu saja anda masih memiliki kelemahan yang bersifat manusiawi, hanya saja jangan memperlihatkannya ke seluruh dunia.

4.        Pot jatuh
            Kehidupan pot bunga yang terjaga berhubungan dengan sisi karakter tersembunyi anda yang terjaga. Selain itu juga berhubungan dengan cara anda menahan dunia memasuki kehidupan sosial anda.
a.        Tanaman jatuh dan tetap utuh
Anda terlihat kuat dan percaya diri serta selalu ingin mendemonstrasikan ketenangan di tengah-tengah masalah. Dibalik wajah yang keras, anda adalah seseorang yang lebih peduli menjaga citra.
b.        Pot rusak, tapi tanaman tidak rusak
Anda nampak tenang dan tidak dapat diganggu orang lain. Kenyataannya anda tidak suka menunjukkan emosi. Perasaan yang tertutup semakin besar. Tidak ada pot yang dapat menampung mereka selamanya.
c.         Pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
Anda nampak pandai bicara dan tidak mau menonjolkan diri. Tapi “pendengar alamiah’ itu sedang berteriak meminta kesempatan bersinar di panggung utama. Anda hanya menunggu kesempatan untuk keluar dari tempat yang mengurung anda.
d.        Karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat
Anda pintar menciptakan kesenangan dan membuat orang lain tertawa. Anda fasih menyembunyikan keseriusan. Bahkan sisi pemalu anda tidak ditunjukkan kepada dunia.


5.         Rumah Permen
            Dalam tingkat perilaku, cara mendekati rumah permen menyingkap pendekatan anda terhadap persahabatan.
a.        Saya mulai makan apa saja yang kelihatan Anda selalu berterus terang dalam berurusan dengan dunia.
Nyaris seperti seorang anak yang polos. Pendekatan langsung ini membuat anda mudah dimengerti dan diterima orang lain. Sadari bahwa tidak semua orang memiliki sifat polos dan jujur seperti anda. Kadang-kadang kejujuran membuat anda sedikit terlalu dapat dipercaya. Anda dikenal sebagai orang yang terburu-buru.
b.        Saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai.
Dunia penuh dengan manusia. Anda tidak keberatan bertemu dengan mereka semua. Anda ahli menemukan kualitas yang baik dalam diri orang lain. Tapi keinginan anda mencicipi sedikit juga dapat dinilai sebagai ketidaksediaan terlibat terlalu dalam dengan satu orang. Memang bagus dapat menikmati segala jenis rasa. Ada saatnya anda akhirnya harus mengaku kepada seseorang “kau adalah orang yang paling baik dari semuanya”.

c.         Saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja.
Jika dapat menemukan satu orang saja di dunia yang punya minat, selera, dan aspirasi seperti anda, itu sudah cukup. Dapat menemukan seseorang yang melihat dunia sama seperti anda adalah suatu hal yang indah. Tapi dengan membatasi diri dengan satu rasa dalam hubungan, anda mungkin sedang menjauhkan diri dari pengalaman indah diseluruh dunia.
d.        Saya tidak suka permen
Anda mempunyai pandangan bahwa mundur dari kerumunan orang banyak adalah sangat baik buat diri sendiri. Dalam berusaha memisahkan diri, anda kadang
terlihat sebagai seseorang yang terlalu keras untuk terlihat berbeda. Ingat, orang yang paling takut dianggap sebagai orang biasa adalah mereka yang cocok dengan deskripsi tersebut, yaitu dianggap sebagai orang biasa.





SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING
1. Topik Permasalahan/Bahasan
Cara belajar Efektif dan Efisien
2. Bidang Bimbiingan
Bimbingan Belajar
3. Jenis Layanan
Orientasi
4. Fungsi Layanan
Agar siswa dapat menggunakan waktu belajar yang baik.
5. Tugas Perkembangan
Mempersiapkan diri menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan Belajar.
6. Kompetensi Dasar
Memilih cara belajar yang efektif dan efisien.
7. Rumusan Masalah
Melakukan tehnik belajar secara efisien.
8. Tujuan/hasil yang ingin dicapai
Agar siswa mendapatkan nilai yang baik.
9. Sasaran Layanan
Siswa/siswi kelasVII
10. Metode
Ceramah
11. Tempat Layanan
Kelas VII/Aula/Ruang BK
12. Waktu Hari/Tgl
 40 menit
13. Penyelenggara
Guru BK
14. Pihak yang ikut serta
Wali Kelas dan Guru Mata Pelajaran
15. Alat/Sarana
OHP, Buku Raport,Buku Modul Bimbingan dan Konseling kelas VII (menyongsong masa depan yang cerah)
16. Rencana Penilaian

17. Tindak Lanjut
Melihat hasil ulangan harian dan mid semester.
18. Layanan Pendukung

19. Catatan Selama Layanan
Berjalan dengan baik dan lancar.

Mengetahui:
Kepala Sekolah



(.............................................)
Bogor,  Januari 2015

Konselor



(.............................................)



Nama Sekolah                                   : SMP Agum Sejahtera
Inti Layanan                                      : Pemahaman Diri Melalui Bimbingan dan Konseling
Kelas                                                   : VIII A
Semester / Tahun Pelajaran             : 4/ 2013/2014
Tanggal Pelaksanaan                        : 12 April 2014
Alokasi Waktu                                   : 1 x 45 menit
Bidang Bimbingan                            : Pribadi
Jenis Layanan                                   : Informasi
Pokok Bahasan                                 : Pengembangan sikap tanggung jawab
Indikator                                           
1.      Mengetahui dan memahami pentingnya sikap tanggung jawab
2.      Memiliki sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain
Karakter                                            Tanggung jawab, bijaksana, dan patuh/taat
Tujuan Layanan
1.      Standar kompetensi                     : Pemahaman mengenai sikap tanggung jawab
2.      Kompetensi dasar            
a.         Mampu memahami pentingnya sikap tanggung jawab
b.         Memiliki sikap tanggung jawab baik pada diri sendiri maupun orang lain
Tujuan Pokok Layanan  
1.      Siswa mengetahui dan memahami pentingnya sikap tanggung jawab
2.      Siswa memiliki sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain
Strategi Layanan                               Tanya jawab,diskusi, presentasi, dan ceramah
Kegiatan Layanan           
1.      Kegiatan Awal
a.         Salam pembuka dan berdoa
b.         Perkenalan
c.         Absensi
d.        Memotivasi siswa
e.         Tujuan layanan

2.      Kegiatan Inti
a.       Eksplorasi
1)      Membaca buku modul
2)      Membaca petunjuk
b.      Elaborasi
1)      Menjelaskan pentingnya sikap tanggung jawab
2)      Menjelaskan sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain
3)      Menjelaskan manfaat dari sikap tanggung jawab
c.       Konfirmasi
1)      Siswa secara individu melakukan tanya jawab ,serta menggali minatnya
2)      Siswa mempresentasikan hasil kerjanya
3)      Menyimpulkan hasil diskusi yang dikuatkan oleh guru BK

3.      Kegiatan Akhir
a.         Informasi kegiatan layanan lebih lanjut
b.         Memberi tugas yang akan datang
c.         Penutup
Alat/ Media/ Sumber Belajar
1.      Alat/ Bahan                      : Whiteboard, spidol , slide powerpoint, LCD, Lembar tugas
2.      Sumber Belajar                 : Buku Konsep Dasar BK Belajar

Evaluasi dan Tindak Lanjut
1.      Evaluasi
a.       Laiseg        
1)      Evaluasi proses
2)      Evaluasi hasil
b.      Laijapen                    : Siswa memiliki sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain
c.       Laijapang                  : Siswa dapat menerapkan dan mengembangkan sikap tanggung jawab

2.      Tindak Lanjut
Pengamatan perkembangan peserta didik dan memberikan layanan konseling individu/kelompok bagi mereka yang bermasalah yang berkaitan dengan topik.
Lampiran
1.      Materi
2.      Instrumen evaluasi
  
                                                                                                   Bogor, Januari 2015
Mengetahui
Kepala Sekolah
Perencana kegiatan layanan
Guru BK,






(........................................)




(........................................)
                                                                  ,
,                                                                               









Lampiran
MATERI PENGEMBANGAN SIKAP TANGGUNG JAWAB
A.      Pengertian tanggung jawab
            Tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah, keadaan wajib menaggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menaggung, memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
B.       Macam-Macam Tanggung Jawab
1.         Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. 
2.           Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
3.        Tanggung jawab terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.
C.       Kenapa kita harus menjadi orang yang bertanggung jawab ???
            Manusia memang pada dasarnya harus tau keuntungan terlebih dahulu baru mereka akan menerima dan menjalani suatu sikap ataupun sifat tanggung jawab. Banyak sekali manfaat dan keuntungan bila kita menjadi orang yang bertanggung jawab, di antaranya kita akan menjadi orang yang di percaya orang lain, menjadi orang yang di prioritaskan, menjadi orang yang percaya diri, dan menjadi sandaran bagi orang orang karena mereka melihat diri kita mampu bertanggung jawab atas segala sesuatunya.
            Memang menjadi orang yang bertanggung jawab tidaklah mudah, misal dalam pekerjaan saja, terkadang beban ataupun pekerjaan yang di timpakan pada diri kita dan sudah seharusnya kita selesaikan dan menjadi tanggung jawab kita sepenuhnya baik atas kesalahan maupun kebaikan yang di terima. Tapi terkadang bila datang kebaikan, pujian maupun kesuksesan dalam pekerjaan kita akan bangga dan merasa diri mampu menyelesaikan dengan tanggung jawab, namun bila ada kesalahan terkadang lempar batu sembunyi tangan alias melemparkan kesalahan pada orang lain, padahal seharusnya itu menjadi tanggung jawab kita sepenuhnya.
D.      Manfaat Tanggungjawab Terhadap Manusia Dalam Kehidupan
            Setelah kita melaksanakan tanggungjawab dalam kehidupan, ada beberapa manfaat yang akan kita rasakan dalam kehidupan sehari – hari :
1.        Menumbuhkan rasa disiplin yang tinggi
2.        Dapat menghargai waktu
3.        Dapat dipercaya oleh orang lain baik dalam sisi pekerjaan ataupun yang lainnya
4.        Kesuksesan cepat di raih
5.        Memperoleh kebahagiaan
6.        Mampu berbuat adil dan mencoba untuk adil
INSTRUMEN PENILAIAN
Rencana Penilaian : Penilaian Segera (Laiseg)
A.    Evaluasi Proses (Observasi di kelas)
No
Indikator yang diamati
3
2
1
 1
Partisipasi peserta didik dalam mengikuti layanan



 2
Keaktifan peserta dalam mengikuti layanan



 3
Kemampuan mengeluarkan pendapat



Jumlah



  Keterangan :          A : Baik        = Jumlah Skor 7 – 9
                                B : Cukup     = Jumlah skor 4 – 6
                                C : Kurang    = Jumlah skor 1 – 3
B.       Evaluasi Hasil (Tes Tertulis)
1.      Apa pengertian dari tanggung jawab itu?
2.      Apa sajakah macam-macam dari sikap tanggung jawab itu ?
3.      Mengapa kita harus memiliki sikap tanggung jawab?
4.      Apakah manfaat dari sikap tanggung jawab itu?

                                                                                                  Bogor, Januari 2015
Mengetahui
Kepala Sekolah
Perencana kegiatan layanan
Guru BK,






(........................................)




(........................................)


















Bidang Bimbingan Akhlak Mulia
Tema/ topik                                         : Akidah dan Rukun Iman
Waktu                                                             : 1 kali pertemuan (2 x 40 menit)
Sasaran                                                : Siswa kelas VII
Semester                                              : I (satu)
Kompetensi Pengembangan                : Landasan Hidup Religius : Keimanan
Sub kompetensi                                   : Mengenal arti akidah dan keimanan (pengenalan)
Indikator                                             : Mampu memaknai arti akidah
  Mampu menyebutkan dan memaknai rukun iman.
Tujuan                                                 : Mengembangkan keimanan
Strategi                                                : Teknik Bimbingan klasikal
  Ceramah dan Diskusi, Dinamika Kelompok
Media                                                  : Papan tulis, spidol, kertas
Langkah Layanan
(Pertemuan Pertama)
1.      Pembimbing Menjelaskan Arti Akidah, Keimanan Dan Tauhid
2.      Pembimbing Membuka Sesi Tanya Jawab (Diskusi) Seputar Materi Yang Disampaikan
3.      Pembimbing Meminta Siswa Untuk Merefleksikan Hal Yang Diperoleh Selama Kegiatan Berlangsung.
Langkah Layanan
(Pertemuan Kedua)
1.      pembimbing meminta siswa untuk berhitung mulai dari satu sampai enam
2.      pembimbing meminta siswa untuk berkelompok sesuai dengan nomor yang telah disebutkannya.untuk kelompok satu adalah kelompok yang membahas iman kepada Allah, dst sesuai dengan enam rukun iman yang wajib diyakini.
3.      pembimbing meminta siswa untuk berdiskusi didalam kelompok yang telah dibentuk mengenai pembahasan yang telah ditetapkan. Waktu diskusi selama 20 menit.
4.      pembimbing meminta setiap kelompok untuk menunjuk juru bicara, sebagai perwakilan kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi kelompok kepada siswa lain
5.      pembimbing mempersilahkan juru bicara setiap kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan meminta siswa dari kelompok lain untuk bertanya atau menaggapi.
6.      pembimbing meminta siswa untuk merefleksikan hal yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Evaluasi
1.      Input : apakah materi mengenai akidah, tahid dan rukun iman, tepat untuk mengembangkan keimanan siswa
2.      Proses : apakah siswa memahami materi : akidah, tahid dan rukun iman.
3.      Produk : apakah siswa memiliki catatan dseputar materi akidah, tahid dan rukun iman.


                                                                                                  Bogor, Januari 2015
Mengetahui
Kepala Sekolah
Perencana kegiatan layanan
Guru BK,






(........................................)




(........................................)


















J.        Evaluasi
1.        Tujuan Evaluasi
Dalam keseluruhan kegiatan layanan bimbingan dan konseling, penilaian atau evaluasi diperlukan untuk memperoleh umpan balik terhadap keefektifan layanan bimbingan yang telah dilaksanakan. Dari informasi hasil penilaian tersebut dapat diketahui sampai sejauh derajat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan dan konseling tersebut.

2.        Jenis Evaluasi
            Ada dua macam kegiatan penilaian program bimbingan dan konseling, yaitu:
a.     Penilaian Proses
Penilan proses yang dimaksud adalah untuk mengetahui sampai sejauhmana keefektifan layanan bimbingan dan konseling dilihat dari prosesnya.
b.      Penilaian Hasil
Dimaksudkan untuk memperoleh informasi keefektifan layanan bimbingan dan konseling dilihat dari hasilnya .
c.       Aspek Yang Dinilai.
Aspek yang dinilai baik proses maupun hasil adalah sebagai berikut:
1)      Kesesuaian antara program dengan pelaksanaan
2)      Keterkasanaan program
3)      Hambatan-hambatan yang dijumpai
4)      Dampak layanan bimbingan terhadap kegiatan belajar mengajar
5)      Respon siswa, personal sekolah, orang tua, dan masyarakat terhadap layanan bimbingan
6)      Perubahan kemajuan siswa dilihat dari pencapaian tujutnlayanan bimbingan, pencapaian tugas- tugas perkembangan dan hasil - hasil belajar.
7)      Keberhasilan siswa setelah menamatkan sekolah baik pada studi lanjutan maupun pada kehidupannya dimasyarakat.

3.        Sumber Informasi
            Sumber informasi untuk evaluasi dapat kita peroleh dari siswa, orang tua, kepala sekolah, para wali kelas, guru mata pelajaran, para pejabat Depdiknas, organisasi profesi bimbingan (IPBI, ABKIN dll) , sekolah lanjutan dan sebagainya.

4.        Penilaian
            Di tingkat sekolah Kepala Sekolah dibantu pembimbinga khusus, sedangkan di tingkat wilayah kab/kodya adalah pejabat yang berwenang mengadakan evaluasi terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling.

5.        Teknik Penilaian
            Penilaian yang dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, studi documenter, angket, test analisis hasil kerja siswa.
            Penilaian perlu diprogramkan secara sistamatis dan terpadu. Kegiatan penilaian baik mengenai proses maupunhasil perlu dianalisis untuk kemudian dijadikan dasar dalan tindak lanjut untuk perbaikan dan pengembangan program layanan bimbingan dan konseling selanjutnya












DAFTAR PUSTAKA

Prayetno, ddk. 2006. pelayanan bimbingan dan konseling. Buku seri ke II.

Tohirin, 2007. Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dan Madrasah. Jakarta. PT Grafindo Persada.

Ahmad, sudrajat. 2011. program BK di SLTP dan penerapannya.http.//.www.google.com.//







0 komentar:

Poskan Komentar

JASA PEMBUATAN PTBK

BUTUH PTBK DAN ADMINISTRASI BK? HUB KAMI DI 081222940294 DETAIL HARGA KLIK DISINI

Popular BP BK Posts

BUTUH PTBK DAN ADMINISTRASI BK? HUB KAMI DI 081222940294

BUTUH PTBK DAN ADMINISTRASI BK? HUB KAMI DI 081222940294
JASA PTBK